Pastry dan Bakery
Pastry dan Bakery
Apa kamu termasuk yang bingung membedakan istilah bakery dan
pastry? Saya bantu menjawab dan rangkum dari berbagai sumber ya.
Pastry berasal dari
bahasa Perancis “pαΊtisserie”yang artinya kue. Pastry juga berasal dari kata paste yang
berarti campuran terigu, cairan dan lemak. Ia merupakan salah satu pengetahuan
dalam pengolahan dan penyajian makanan khususnya kue. Pada umumnya pastry
mempelajari seluk beluk kue continental dan oriental mulai dari persiapan,
pengolahan sampai penyajian.
Apa beda kue continental dan oriental? Beda 2 kue
tersebut terletak pada lemak yang digunakan. Kue kontinental pada umumnya
menggunakan lemak padat seperti, margarine, mentega dan shortening. Sementara
kue oriental umumnya menggunakan lemak cair, seperti santan dan minyak, nah kue
Indonesia, Cina, Arab dan India termasuk jenis ini, sedangkan kue-kue
kontinental terlihat pada ragam kue western dan kue modern seperti cake
dan icing, pie, es krim, sorbet, kue kering, krim, puding, frozen dessert dan
permen.
Pada pastry tepung
yang digunakan memiliki presentase gluten paling rendah yaitu 8%-9%. Salah satu
pembeda dengan bakery yang tingkat glutennya lebih tinggi. Pembuatan pastry mengacu pada berbagai
adonan (paste and dough) dan banyak lagi produk turunannya. Produk pastry ada
yang menggunakan ragi dan ada juga yang tidak menggunakan ragi. Pada umumnya
produk pastry bertekstur crispy, adonan tidak kalis. Berikut jenis pastry
yaitu:
1. Puff Pastry
Proses pembuatan adonan puff pastry biasanya
relatif lebih mudah dilakukan karena dapat dikerjakan pada suhu ruangan 24-26◦ Celcius
dan pada puff pastry, adonan tersebut harus beristirahat selama 30
menit di suhu dingin sebelum dilipat.
2. Danish
Danish dibuat dari adonan beragi dan lemak roll-in, ciri khas dari danish pastry adalah
memiliki lubang di tengah yang berisi kismis atau aneka buah-buahan segar. Maka
dari itu danish pastry cenderung lebih identik
dengan rasa manis. Dalam pembuatannya adonan danish pastry disarankan
dibuat pada suhu dibawah 20◦ Celcius dan harus beristirahat selama
1 jam 1 hingga 2 jam di dalam freezer, baru kemudian
adonan tersebut siap untuk dilipat.
3. Croissant
4. Phyllo
5. Short pastry
Short pastry adalah produk yang menggunakan
kandungan lemak yang tinggi dan dapat ditambah bahan pengembang kue. Di samping
adonan beragi dan adonan puff, short paste merupakan jenis adonan yang baik.
6. Choux Paste (Adonan Sus)
Choux paste sering juga disebut kue sus yang
didefenisikan sebagai kue yang bertekstur lembut dan kosong bagian dalamnya,
sehingga dapat diisi vla dengan aneka rasa.
Bakery merupakan
bagian dari pastry yang bertanggung jawab pada pembuatan bread, Danish,
croissant dan product-product yang lain dan disajikan setelah di oven atau
baking. Pada bakery setelah proses memanggang masih diperlukan penanganan
lagi seperti memberi rasa dan tampilan sesuai dengan keperluan.
Yeast product dan Quick bread ikut
termasuk dalam bagian bakery. Yeast product adalah produk bakery yang
menggunakan ragi sebagai bahan pengembang dam chemical agent (bahan
pengembang kimia) seperti baking powder. Contoh kue lokal yang
termasuk yeast product adalah apem, surabi, kue mangkok, bika ambon dan
masih banyak lagi. Sementara Quick bread adalah roti dengan
proses pembuatan yang relatif singkat dimana proses fermentasi dipangkas lebih
cepat dari normal.
Adapun fungsi Bakery adalah untuk membuat produk untuk
breakfast, buffet, a la carte dan produk yang dibuat untuk dijual kembali juga
untuk membuat produk yang dipesan khusus oleh tamu misalnya: Birthday cake,
Wedding cake, Natal, Lebaran, dll.
Produk-produk bakery dibuat dengan menggunakan
berbagai bahan dasar seperti; terigu, lemak, gula, telur, garam, dan cairan
(dapat berupa air atau susu).
Kegunaan dari masing – masing bahan dasar itu
berbeda-beda.
Terigu membuat gluten. Tepung untuk bakery (roti)
mengandung gluten paling tinggi yaitu 11%-12%. Dalam bakery, gluten
berfungsi membentuk jaringan struktur roti yang baik,
Lemak digunakan untuk menghaluskan tekstur
roti dan melunakkan kulit dari roti.
Ragi pada bakery membantu perkembangan adonan roti
dengan mikroorganismenya yang di bantu cara kerjanya dengan bantuan garam.
Air es yang akan mendinginkan adonan roti, karena saat pengolahan
suhu adonan di dalam mixer yang panas, dan masih banyak lagi kegunaan bahan
bahan dasar dari roti untuk mencapai kualitas terbaik dari roti.
Mudah-mudahan ulasan ini bisa membantu kamu semua.
Comments
Post a Comment